Rabu, 08 Juni 2011

AKU DAN TEMPE MENDOAN

Sedikit cerita tentang aku dan tempe mendoan
Mungkin agak sedikit aneh tentang judul aku dan tempe mendoan, namun ini agak sedikit menarik untuk dijadikan bahan tulisan aku kali ini

Kenapa harus aku dan tempe mendoan??
mungkin yang pertama, aku ini salah satu orang yang sangat suka makan tempe mendoan
semasa kecil sejak saya tinggal bersama nenek dan kakek saya di suatu daerah jawa tengah, tepatnya di daerah Banjarnegara, ketika itu ibu dan ayahku berada di Jakarta.
Aku masih sangat kecil, mungkin sekitar usia 3-4 tahun, ketika aku menangis dipagi hari aku selalu diberi tempe mendoan oleh ibu asuhku dulu. 
Entah kenapa setiap aku diberi tempe mendoan aku selalu terdiam dari tangisku, cerita dengar cerita sih aku selalu diberi 2 tempe mendoan, satu aku pegang dengan tangan kanan, satu lagi aku pegang dengan tangan kiriku, terlihat maruk memang..ehehe..tapi memang ibu asuhku dulu sudah mengenal betul karakterku yang suka makan dan nyemil.
Oleh karenannya beliau selalu memberi 2 buah tempe mendoan.
Gigit satu tempe dari tangan kanan, kemudian gigit satu tempe dari tangan kiri.
Kebayang yah betapa rakusnya aku pada waktu itu..hehehehe...(maklum masih anak kecil) :p
tapi sifat itu alhamdulillahnya tidak terbawa hingga aku tumbuh dewasa.
aku yang sekarang ini lebih memilih untuk mengalah kepada siapapun asalkan itu memang untuk sesuatu yang baik. (yang ini kurang tau pastinya juga sih) hehe
kembali ke topik permasalahan tentang tempe mendoan *biar gak terlalu ngalor ngidul
aku heran kenapa tempe mendoan itu begitu melekat denganku hingga saat ini.
sampai setiap ibuku hendak kepasar untuk membeli sayuran aku selalu memesan kepada ibu untuk membeli tempe, yaa walaupun terkadang bukan jenis tempe mendoan dan hanya tempe biasa.
tapi aku selalu minta dibuatkan seperti tempe mendoan, itu berlangsung sampe saat ini lho..
walaupun hanya dengan tempe mendoan aku bisa makan dengan lahapnya
walaupun hanya makanan rakyat tapi tempe ini mengandung banyak gizi yang baik untuk tubuh karena terbuat dari kacang kedelai.
dulu nih, ketika aku masih polos-polosnya kakak dan tanteku selalu bilang :
"to, orang kan bikin tempe kan pake celana dalam"
sedikit menjijikan memang ketika pertama kali mendengarnya pada waktu itu, namun karena tempe medoan memang sudah menjadi makanan favoritku, itu semua itu tidak aku hiraukan, karena saking doyannya aku dengan tempe mendoan..hehehe
tapi seiring bertambahnya usia dan cara berfikirku, kalau dipikir-pikir, bodoh bener ya aku pada waktu itu ketika percaya makna kiasan klo orang membuat tempe menggunakan celana dalam
padahal secara logika maksudnya orang yang membuat tempe itu menggunakan celana dalam dan bukan membuat tempe dengan celana dalam yang digunakannya..
lucu banget asli kalau mengingat masalah itu..


tapi walau bagaimanapun I LOVE TEMPE MENDOAN banget lah


Dari kedelai ku berasal
Dibersihkanlah aku meski dengan kaki terbungkus kresek
Dicucinya aku hingga bersih
Direbuslah aku hingga memutih

Kemudian diambillah aku yang tinggal biji
Ditambahkanlah aku ragi
Kemudian dikemaslah aku
Entah dengan plastik ataukah daun pisang saja

Dibiarkan aku untuk beberapa lama
Untuk kemudian bertumbuh selimut putih
Seputih salju dan selembut sutra
Membungkus diriku, pertanda aku sudah matang

Dijualnya aku ke pasar
Sampai ketangan para ibu yang sudah menunggu
Dipotong-potonglah aku
Untuk kemudian mereka menjadi penentu nasibku

Apakah hanya digoreng?
Dibuat burger? dibuat steak?
Dibuat kering tempe atau terik tempe?
Ah, terserah....

Aku turut berbangga
Meski asalku dari tanah yang becek dan bau
Tapi aku turut menyehatkan
Dan mencerdaskan...

Yang jelas, aku turut berbangga
Sebagai tradisi bangsa, meski hak patenku direnggut bangsa lain
Tapi percaya, aku....sang tempe Indonesia
Tetaplah yang nomor satu, tiada tandingan

Itulah aku....Sang Tempe

4 komentar:

  1. adhie sherano11 Juni 2011 23.06

    tempe mendoan, ulukuteuk leunca dan kopi pahit ditambah rokok menjadi padanan pas dalam menikmati senja yang menggantung... :-)

    BalasHapus
  2. apalagi klo ditambah pisang goreng sama singkong rebus, makannya di saung, ajib bener tuh...haha

    BalasHapus
  3. toskiii....udah coba tempe mendoan yg deket rumah daylah gaaakkk??? enaaakkkk looohhhhh :D

    BalasHapus
  4. yg barengan sama bebek yah?
    udah klo itu mah..hehehehe

    BalasHapus